Introduce you..My Star!

Introduce you..my Star!
Powered by Smilebox
Click to play | Make your own Smilebox

dunno

dear,
i think i’m down again.
rasanya gak pgn ngapa2in.
lelah bgt…
Ya Allah, beri aku kekuatan..
beri aku alasan lagi untuk bangun..
Ya Allah, pgn bgt deh meluk Ais..miss u dear..

Rasulullah…

Dear,
ada satu cerita…I can’t stop crying..
tentang Kekasih Allah, Manusia paling mulia..Rasulullah SAW..

reminds me, betapa sulitnya aku mengontrol emosiku..
Bahkan awal2 puasa ini selaluu..aja ada hal2 yang bikin aku marahhh..kesel..
Astagfirullah..Astagfirullah..

Semoga cerita ini selalu mengingatkanku..betapa mulianya Rasulullah..semakin berat cobaan yang dihadapinya, semakin terlihat kualitas keimanan dan indahnya kepribadiannya..Subhanallah.

Semoga Allah memberiku kekuatan meneladaninya.Amin.

here’s the story…

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,
“Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu
pembohong,dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan
dipengaruhinya”.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan
makanan,dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang
dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang
menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan
makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, “Anakku,adakah kebiasaan
kekasihku yang belum aku kerjakan?”.

Aisyah RA menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan
hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja”.
“Apakah Itu?”, tanya Abubakar RA.
“Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan
makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana “, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk
diberikan kepada pengemis itu.
Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya.
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik,
“Siapakah kamu?”.
Abubakar RA menjawab, “Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).”
“Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”, bantah si pengemis
buta itu.
“Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak
susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku,
tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata
kepada pengemis itu,
“Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang
dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW”.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar
RA, dan kemudian berkata,
“Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya,
ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…. “

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA
saat itu juga
dan sejak hari itu menjadi muslim.

Subhanallah.

our Holiday..

From My Desk
Powered by Smilebox
Click to play | Make your own Smilebox

Kuciwa..

Kuciwa…(baca:kecewa..red)
hmmm…sering bgt aku alamin..
terlalu sering malah…
jadi wondering aja..jangan2..yg salah itu..akunya!

hmm..maybe..
aku terlalu banyak berharap kali yaa..
terlalu banyak menuntut (?)..yg ini kyknya sih nggak..tapi, mgkn gak aku sadari ya..
yaa..mmg “terlalu” itu gak bagus koq..selalu aja ada efek samping gak enaknya..right?

tapi mgkn letak kesalahannya bukan pada “berharapnya”…tapi pada Obyek penderitanya..hihi..sok sastrawan bgt siy..;p

intinya, gw berharap pada orang yg salah..obyek yg salah..
seorang teman menyampaikan, bahwa..”Berharaplah hanya Pada Allah..karna berharap pada selain Nya, cuma akan mendatangkan kekecewaan, karna hanya Dialah yang Maha Sempurna”

Right! That’s it.Itu jawabannya..
Ya Allah, izinkan hamba belajar berharap HANYA PADAMU…
beri hamba kemudahan ya Allah..untuk memperbaiki diri..
Syukur Alhamdulillah, RamadhanMu menjelang..means satu kesempatan lagi..mgkn ini kesempatan terakhir..ya khan?who knows?

Marhaban ya Ramadan. Kami datangi dirimu dengan penuh kasih. Inilah ungkapan kerinduan akan rahmat-Mu Ya Allah. Kami persiapkan diri kami dengan mohon ampunanMu. Bersihkan hati kami, mudahkan ibadah kami, mudahkan puasa kami.”

Previous Older Entries