Princess Yehonala…

Dear,
barusan selesai baca buku, judulnya “Empress Orchid” by Anchee Min
gileeee..kereeeeennnnnnn bgt!


(gbr diambil disini, cover indonya rada beda siyy…)

ceritanya ttg Princess Orchid Yehonala…Selir ke-4 Kaisar Hsien Feng yg trus jd the 1st Empress nya china…(kejadiannya wkt dinasti Ching).

Alkisah, Orchid, tdnya cuma anak seorai taotai (gubernur) sebuah desa miskin..
wkt ayahnya meninggal, dgn Ibu n 2 adiknya, mrk hijrah ke Peking. Capek hidup miskin n hampir aja “dijual”, orchid akhirnya mendaftar utk jd selir sang kaisar (fyi, sang kaisar konon py 3000 selir!!no wonder, byk selir yg gak sempet ngamar ma si kaisar..hehe…)
singkat crita, doi terpilih jd selir ke4nya si kaisar Hsien Feng, tgl di “kota terlarang” (forbidden city), bergelimang harta..tapi kesepian n gak bahagia…

berusaha keras utk tdk “jatuh cinta” pada sang suami, Orchid terjebak pada cinta segibanyak..(hehe…3000 bo!)
dia sempat jd kesayangan kaisar..
bukan krn dia yg paling cantik atau paling anggun ( believe me, princess yg satu ini sering dimaki Udik ma mertuanya gara2 suka asssal n gak mau ikut tatakrama kekaisaran)..
tau ga krn apa si kaisar “jatuh cinta”? krn dia smart!..n di zaman itu, perempuan cuma boleh cantik n anggun, gak boleh smart (krn ini, dia sempet di kudeta, diculik, n ampir dibunuh)! tapi, tetep aja, selama hidupnya, sang kaisar telah banyak mempercayakan urusan2 kenegaraan ke selirnya yg cantik n pinter ini…
ternyata, itu berguna banget, begitu sang kaisar wafat n orchid hrs mendidik anaknya, sang Putra mahkota utk “tidak menjadi seperti ayahnya”…dia berusaha keras menanamkan sifat2 ksatria, peduli pada org lain, n berani menerima kenyataan…ya, be a gentleman..laki2 sejati..bukan anak manja yg percaya langit bisa dipindah krn perintahnya…
sampai akhirnya, sebagai wali bersama (ya, bersama si permaisuri Noharoo yg rada Once) untuk sang kaisar kecil (umur sang putra mahkota baru 5 th wkt jd kaisar menggantikan ayahnya), Ibu Suri Yehonala menjalankan pemerintahan sekaligus mempertahankan keberadaan dinastinya yg wkt itu mau dikuasai sekutu (Inggris, amerika, perancis) krn perdagangan candu…
tetep gak boleh memperlihatkan kepinterannya, Orchid justru memperlihatkan kelihaian taktiknya, menjalankan semua atas nama anaknya…

Hmm..di akhir cerita, sekali lagi Orchid harus mengorbankan cintanya pada seorang panglima kekaisaran, krn aturan: janda kaisar tidak diperbolehkan jatuh cinta lagi..(hmmmm), hukumannya penggal bo!..
semua pengorbanannya itu cuma untuk kelangsungan hidup dinastinya…
sedih d, krn akhirnya dia hrs end up as an unhappy lady…

Tapi buat aku, Orchid mengajarkan, bahwa hidup mmg harus berjuang…be brave for ur first step…jgn nyerah sama kata “gak mungkin”…
way to go princess yehonala..i’m a big fan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: