i love you mama…

mama,

lately sering sekali kami lihat gurat lelah di wajah mama…

maaf ya ma, sampai hari ini kami belum bisa membahagiakan mama…

Ya Allah, ampuni hamba yang terus saja membuat mama lelah…lelah mengkhawatirkan hidup kami…lelah mengurus kami…ah, seharusnya kami yang mengurus dan memanjakan mama…

mama, tak pernah kulupa jatuhbangun mama menyekolahkan kami…bahkan mama terpaksa berhutang sana-sini untuk mencukupi kebutuhan kami…tak pernah sekalipun kudengar keluhan dari bibir mama…

mama, kesalahan demi kesalahan dalam hidup kami, semua pelajaran berharga dalam hidup kami…selalu membawa kami kembali pada mama…pada hangat pelukan mama…dan basuhan tangan mama yang lembut di pipi kami..

ma, maafkan kami ya ma…selalu saja membuat mama lelah dengan semua masalah kami…membuat mama sedih dengan semua cobaan ini…

ketahuilah ma, tak pernah seseorang begitu berharga dalam hidup kami selain mama…mama adalah Rahmat Allah,  satu bentuk kasih sayang Allah dalam lautan kasihsayangNya yang abadi..

Ya Robbiy…jangan Kau hukum orangtua kami karena kesalahan kami, anak-anaknya….ampuni kedua orangtua kami…sayangi dan muliakan mereka Ya Robb…beri kami kesempatan membahagiakan mereka…beri kami kesempatan melihat senyum kebanggaan mereka…

Ya Robb, sayangi kedua orangtua kami…seperti ketulusan mereka menyayangi kami…

mama, tak pernah cukup kami membalas semua kasih sayang dan pengorbanan mama…maafkan kami ya ma…Semoga Allah memberi kita kesabaran dalm menjalani cobaan ini..aamiin

kami sayang mama…

*ninta, anne, oddi*

17 Komentar (+add yours?)

  1. Aa'
    Mar 23, 2009 @ 16:03:31

    Duuh…jadi terharu (meneteskan air mata).
    Ingat mamah di rumah… I love you Mah, selalu dan selamanya.

    Makasih ya De posting-annya…

    Balas

  2. anintadiary
    Mar 23, 2009 @ 16:33:37

    @Aa’….

    Hiks!ini juga blom brenti nangis a..mamaaaaa…….😦
    mohon doanya ya a..kt sekeluarga lg dikasi Allah cobaan..semoga kita dikasi kekuatan..aamiin…

    Balas

  3. Aa'
    Mar 23, 2009 @ 17:07:06

    Hiks!ini juga blom brenti nangis a..mamaaaaa…….😦
    mohon doanya ya a..kt sekeluarga lg dikasi Allah cobaan..semoga kita dikasi kekuatan..aamiin…

    Insya ALLAH De…
    Semoga kalian sekeluarga diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahab dan keikhlasan dalam menghadapi ujian dan cobaan dari-NYA..amin..

    Balas

  4. anintadiary
    Mar 24, 2009 @ 13:57:25

    @Aa’…

    aamiin..aamiin..Allahumma aammin…makasiy doanya ya a…🙂

    Balas

  5. Aden Kejawen
    Mar 25, 2009 @ 17:09:51

    Kasih ibu kepada Beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali

    Bagai sang surya menyinari Dunia

    Balas

  6. Rindu
    Mar 25, 2009 @ 19:09:48

    Kasih Ibu tak akan terbalas sist … ah seandainya saya punya Ibu😦

    Balas

  7. anintadiary
    Mar 27, 2009 @ 10:45:03

    @Aden Kejawen…
    🙂 wah, iya….lagu yg melegenda…thanks to remind me mas…🙂

    btw, nice blog mas…thx ya ud mampir🙂

    @Rindu…

    Sabar ya de…khan nanti ade jadi ibu…ibu yg shalihah..anak2 yg shalihah..aamiin…🙂

    Balas

  8. Dinda Watson
    Mar 28, 2009 @ 09:30:28

    haduhh… kadang jadi inget dosa ke mama…

    Balas

    • anintadiary
      Mar 28, 2009 @ 10:18:56

      @Dinda Watson….
      🙂 iya dinda…Insya Allah ini tanda Allah menyayangi kita…🙂

      yuk, sungkem ke mama…sebelum terlambat🙂

      Balas

  9. Insan
    Mar 30, 2009 @ 07:02:04

    ^_^ Saya mampir. Tapi dalam diam. Entah harus berkomentar apa tentang postingannya… speechless…

    Balas

  10. anintadiary
    Mar 30, 2009 @ 09:40:17

    @Insan…
    🙂 Alhamdulillah akang dtg lagi…apa kbr kang?sehat?

    Balas

  11. Aa'
    Mar 30, 2009 @ 11:26:21

    Pulang kerja bawain apa yah buat mamah?

    Balas

    • anintadiary
      Mar 31, 2009 @ 09:40:40

      @Aa…

      bawain senyum n pelukan yg hangat…biarpun di jln macet n lapernya ga ketulungan…hehehe…bs dong a..😀

      Balas

  12. Adhini Amaliafitri
    Apr 03, 2009 @ 17:32:51

    mataku berkaca-kaca bacanya. hatiku greges. belum bisa jadi anak yg shaleh untuk mamaku😦 belum bisa bahagiakan ortuku juga. hiksss

    masyaAllah..

    Balas

  13. deltapapa
    Apr 17, 2009 @ 13:43:32

    Aku Jadi teringat ibu (alm). Beliau pada saat-saat terakhir menanti kedatanganku dari Jakarta. Namun waktu itu aku tidak punya ongkos buat pulang kampung, duit di dompet tinggal 25ribu. Waktu itu saya janjikan: “Tiga hari lagi ya bu, tunggu gajian”. Benar, 3 hari kemudian aku pulang untuk memandikan jenazah ibu. Menangis, sedih, marah, menyesal, protes pada Alllah, semuanya menjadi satu. Astaghfirullah …..
    Sekarang setiap aku rindu pada ibu dan teringat saat itu, aku hanya berdoa, mengirim al-fatihah. sesekali aku menyanyi memetik gitar, sambil meneteskan air mata, menyanyikan lagu ini:

    Nyanyi Rindu Untuk Ibu
    oleh: Ebiet G. Ade
    Tubuhmu yang terbungkuk, tersandar lemah di kursi kayu tua
    Jemari kurus terkulai menggenggam pena engkau goreskan sajak
    Sisa rambutmu perak, tinggal segenggam
    Terbaca pahit, kerasnya perjalanan
    Nampaknya ingin kautumpahkan seluruhnya di dalam puisi
    Dari alis matamu terbentuk garis guratan kokoh jiwa
    Angin yang deras menghempas tak kau hiraukan batinmu kuat bertahan
    Meskipun raga semakin rapuh tak pernah risau, selalu tersimpul senyum
    Sepantasnyalah kujadikan suri teladan, potret perjuangan
    Oh, oh, oh, ibu, ada yang ingin kutanyakan padamu
    Hasil panenan kemarau ini sesubur panen yang kita petik bersama
    Oh, oh, oh, ibu, apa kabar sawah kita sepetak?
    Masih bisakah kita tanami? atau terendam ditelan zaman?
    Setelah cucumu lahir aku lebih faham betapa beratnya
    membesarkan dan setia melindungi semua anak-anakmu
    Kita yang s’lalu hidup sederhana kau sanggup mengasuh hingga kami dewasa
    Dengarkanlah nyanyian yang aku peruntukkan buatmu, ibu
    Oh, oh, oh, ibu, ada yang ingin kutanyakan padamu
    Hasil panenan kemarau ini sesubur panen yang kita petik bersama
    Oh, oh, oh, ibu, apa kabar sawah kita sepetak?
    Masih bisakah kita tanami? atau terendam ditelan zaman?

    Balas

  14. Trackback: Teringat Akan Bunda « Cermin Sebuah Hati
  15. anintadiary
    Apr 17, 2009 @ 15:25:57

    @deltapapa…

    *menghapus airmata*
    Subhanallah mas…very touchy story..n the song…ah, lagu2 Ebiet selalu menggetarkan ya mas…

    Semoga Ibu mas tenang di sisi Allah…dan tersenyum melihat mas dan keluarga bahagia mas…take care🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: