gundah miliknya (chapter 2)

ada yang berubah pada dirinya…sejak sore itu….sejak sepasang mata cantik menitipkan gundahnya…dan tak mau pergi….

Kahfi bergegas menggelar sajadahnya…Robbiy, redakan gelora hatiku, bisik hatinya penuh harap…Qiyamul Lail nya dini hari itu terasa sangat berbeda, meski istiqomah dijalaninya sejak hidayah Islam menjalari hati dan jiwanya, 3 tahun yang lalu….

Ahmad Kahfi, nama yang diberikan Ustadz Azzam saat bibirnya dibasuh ย syahadat di bulan Ramadhan yang mulia,ย  4 oktober 2007 silam. Nama yang sangat indah, terukir dalam kitab suci yang mulia, saat ALLAH menitipkan sebuah hikmah dari kisah Ashabul Kahfi, pemuda2 di dalam gua, saat ALLAH menunjukkan Dialah Yang Maha Berkehendak…Dia lah Yang Maha Merencanakan…Subhanallah…

2 rakaat Qiyamul Lail dilaluinya dengan penuh khusyu, berharap keihlasan dan kedamaian atas jiwa yang berserah diri secara total pada kehendak Robbul ‘alamiin

titik wudhunya telah lama mengering, dzikir panjangnya pun telah diakhirinya, namun kali ini enggan rasanya beranjak dari sajadahnya. kini kedua tangannya terangkat dalam doa, “Robbiy, Beri petunjukMU, 3 tahun ini cintaMU nyata mengiringi langkah hambaMU yang fakir ini. dan hari ini, ah Robb, mengapa wanita itu hadir di mimpiku malam tadi?KAU izinkan aku tidur dalam dzikir dan wudhu, Robb, rasanya ini mimpi dariMU. Jika benar, mengapa wajah wanita itu sangat sedih, Robb, cantik dan sedih. apa perannya dalam episode hidupku, Robb? hanya Engkau Yang Maha Tahu, maka ikhlaskan hamba”,ย  lirih doanya diakhiri dengan usapan lembut diwajah tampannya

Ah, itu jawaban wajah gundah dan kerut di keningnya dini hari itu. wanita yang menarik, itu sudah diakuinya sejak sore tadi, tapi perihal tertanam dalam hingga hadir dalam mimpi, itu benar2 tak disangkanya. Ah, mungkinkah ALLAH menitipkan cinta? ๐Ÿ˜‰

wajahnya terlihat tak sekusut tadi, namun pertanyaan masih tak terjawab. ada sedikit sesal disana. “kenapa si mantan don juan ini, laki2 yang banyak digila2i wanita ini, terbayang2 sebuah wajah yang namanya saja dia tak tahu?Astagfirullah”.

masih tertegun Kahfi, di atas sajadahnya

dan diwaktu yang sama, puluhan kilometer dari sajadah Kahfi…

Zaskia baru saja menyelesaikan Tahajud dan Shalat Tasbihnya. Bibir lembutnya basah dalam dzikir, sementara titik air deras membasahi mata beningnya, kali ini ia merasa tak perlu repot membasuhnya. kali ini keluh kesahnya hanya tertuju pada kekasih sejatinya, ALLAH….

sengaja dilirihkan suaranya, takut membangunkan permata hati yang terlelap tenang di atas tempat tidur besar, tepat disamping sajadahnya

“ALLAH Yaa Waduud”, desahnya lembut, “Wahai Yang Maha Mencintai, aku Tahu, Engkau lah Yang Berkehendak menitipkan cinta pada hamba-hambaMU, hingga kami saling mencintai, hingga kami larut berharap pada lautan cintaMU. dan jika cinta hadir di saat yang salah, ku yakin ini cobaanMU, tapi sakit Robb, perih rasanya, lebih dari tertusuk duri. kuatkan hatiku, kuatkan imanku”

jelas berkelebat di benaknya, 3 baris SMS yang membuat hatinya gundah, hingga air mata betah berlama2 menemani ย malam2nya, bahkan dengan ga sopannya, mampir, tiap kali ia tertegun sendiri

Assalamu’alaikum, Zaskia, meski cintaku ga akan pernah berubah, kumohon berhentilah mencintaiku. besok adalah akadku, maaf ku harus memilih dia.maaf.

Ihsan Ardiansyah. satu nama yang merebut hampir semua sisa hati Zaskia. Yang berjanji pada Ajma, akan mengantarnya sekolah setiap pagi, yang mengajarkan Ajma, membaca Al Falaq saat takut gelap. Ah, perhatiannya pada gadis kecilnya yang membuat pertahanannya runtuh. seorang Zaskia yang pernah menduga, tak kan mampu hatinya tersentuh lagi

laki2 yang ia duga sempurna untuknya dan Ajma. Namun ALLAH berkehendak lain. seorang wanita, ternyata lebih dulu hadir di hidupnya. lebih dulu berharap ihsan menjadi imam baginya. dan dialah yang terpilih. Ah salah, mrk telah ditakdirkan ALLAH bersama. dan bukan jadi bagian hidupku, lembut suara hati Zaskia menenangkan

“ikhlas, Insya ALLAH”, desisnya…tapi sakit, manusiawi khan?air matanya membela diri…hahaha…ga sadar, segaris senyum terlukis di wajah lembutnya”.

jatuh dan bangun, bukan hal asing bagi seorang Zaskia. Tubuh Mungilnya telah berkali2 tersungkur dalam munajat panjangnya, dalam ikhtiarnya ikhlas pada Ketetapan ALLAH, pada komitmennya hanya mengeluh padaNYA. Berat, tapi dia bisa lewati semuanya, juga kali ini, ia yakin itu, Insya ALLAH.” wajahnya mengeras dalam tekad. sebuah transformasi indah, dari wanita lemah dalam tangis pada kekuatan tekad bak Sayyidatina Aisyah, istri Sang Nabiullah

Ajma bergerak lembut, membalik badannya, hingga kini wajah mungilnya menghadap sang bunda

“inilah sumber kekuatan hati yang diutus ALLAH utkku”, bathin Zaskia, tersenyum, dan dengan tenang melipat sajadahnya, masih ada 2 jam sblm adzan Shubuh, masih ada waktu melingkarkan badannya ke tubuh Ajma, posisi tidur favoritnya sejak jd bunda ๐Ÿ™‚

dan sepertiga malam menjadi saksi, dua hamba ALLAH bertemu dalam doa dan munajat…

apakah takdir menyatukan episode mereka dalam 1 cerita?

let us wait…to the next chapter ๐Ÿ˜€

nitenite all, love u as always ^__^

zaskia, sebuah nama (chapter 1)

di sore yang indah di bumi ALLAH,

Zaskia menyeruput pelan mocca-latte favoritnya sambil berkata dalam hati, “Ah, Robbiy…terlalu banyak hal besar yang tak kusyukuri, terlalu banyak hal kecil yang ku keluhkan…terimakasih untuk kopi nikmat dan waktu luang…” berusaha keras perempuan manis ini menekan keinginannya mengeluh..lagi-lagi keningnya berkerut, memperjelas kerutan halus yg mulai timbul di ujung matanya…

tak disadarinya, seorang pemuda berkemeja coklat memandangnya dari kejauhan. telah lama ia perhatikan wanita manis berjilbab yang sedari tadi anteng duduk sendiri di sofa single sambil menyeruput kopi panas itu…”hmmm, menarik…”desisnya. sedetik tak mengerti, apanya yg menarik..well, profesinya sebagai seorang executive EO di ibukota memaksanya bertemu dengan wanita2 yang lebih menarik, yang pasti, cantik dan sexy…dan wanita itu?rapat terbungkus baju panjang dan jilbab merah muda…tapi entah kenapa, ada rasa teduh saat memandangnya…dan ah, kerut di dahinya, ingin rasanya memeluk dan menenangkan hatinya, apapun akan ia lakukan utk melihat senyum wanita itu…ah, pasti cantik…ups, lagi2 ia terpana, bodoh, belum kenal sudah pikir macam2…” sambil tersenyum kecil, laki2 itu kembali pada barisan tulisan di laptop mungilnya, kembali pada laporan penting yg harus ia kirim via email ke seorang klient penting di london sana.

dan zaskia, masih merenung…sebuah kejadian di kantor hari ini membuatnya terhenyak…tak menyangka, kelembutan hatinya ditafsirkan berbeda…dan ini bukan yang pertama…”Ah, serba salah, desis hatinya, ALLAH menganugerahinya suara lembut dan hati yang tidak ingin menyakiti siapa pun,siapa pun…tapi kali ini, benar2 menjadi bumerang baginya. keningnya semakin berkerut dan butiran bening perlahan mengaliri hidung bangirnya. dia menangis dalam diam

bagi org yang baru mengenalnya, tak kan mengira, wanita bertubuh mungil ini telah mengalami banyak ย pelajaran hidup. pernah mencintai sepenuh hati dan dikhianati segenap jiwa.menikah dan berpisah, menegarkan jiwa bersama seorang gadis mungil yang memanggilnya, bunda.

3 tahun yang panjang dan penuh hikmah. ya, hidup mengajarkannya bersabar dan mengambil hikmah.

dia bukan wanita tanpa pesona. tak sedikit laki2 rela menyerahkan apapun untuk mendapatkan hatinya, meski tak sedikit laki2 yang mendapatkannya justru menghancurkan hatinya hingga berkeping-keping, dan kelelahan jelas terbayang di wajah manisnya, sore itu

ya, lelah…

dihapusnya air mata yg terlanjur jatuh dengan gerakan sekenanya, berharap tak satupun pengunjung warung kopi itu memperhatikannya. Ah, perempuan2 sexy pengunjung mal yg lalu-lalang di depan mereka jauh lebih menarik daripadanya, begitu desis hatinya. sebuah senyum tipis membawanya bersyukur, jelaslah sudah, aturan ALLAH Yang Maha Indah bagi muslimah utk berjilbab adalah utk kepentingannya, untuk menjaga kehormatan dan harga dirinya, Alhamdulillah telah genap 3 tahun hidayah itu menghangati hati dan jiwanya.” Semoga hingga akhir hayatku, semoga”, pelan ia berbisik. kepalanya masih tertunduk, persis seperti 1 jam yang lalu, saat ia memutuskan utk duduk sejenak di tempat itu, usai menghadap ALLAH di waktu Ashar yang indah

coffe-latte nya perlahan mendingin, tanda sudah waktunya beranjak pergi..teringat wajah manja, Ajma, putrinya semata wayang. ah, ia janji membelikan donat coklat untuk dibawanya sekolah, besok. maafkan bunda, nak, perlu waktu sejenak untuk sendiri, menghapus wajah sedih saat bertemu kamu. dengan helaan nafas panjang, Zaskia melangkah pergi…

tepat saat Zaskia mengangkat wajahnya utk pertama kalinya, pemuda berkemeja coklat memalingkan wajah, urung mengambil kopi yg semula hendak diangkatnya.

sejenak pandangan mereka bersirobok…

“Subhanallah”, tanpa disadari kedua hati berdesis pelan. Sang pemuda menikmati mata cantik yang terpana di depannya, sedetik…dan mata cantik itu menunduk pelan..

“Robbiy, jaga hatiku”, batin Zaskia, siapa dia?seperti kenal. Ah, ga mungkin. hati2 Zaskia meneruskan langkahnya, jangan lagi, Ya Robb, cukup untuk hari ini. Secepat kilat ia menuju counter donat di sebelah sofa yg baru ditinggalkannya, memesan setengah lusin donat, dan cepat-cepat pergi, sambil menyadari, pandangan pemuda menawan itu menghujam punggungnya. Cepat pergi, Zaskia, hati kecilnya menjerit, sebelum sebuah kepingan hati terakhir terlanjur hancur..Ah, mulai deh lebay, senyumnya simpul, masa baru liat, kenal aja belum, udah khawatir dihancurkan hatinya. Ah, perempuan bodoh, desisnya lembut..

Zaskia perlahan membawa langkahnya pergi, meninggalkan mal megah dan kegundahan hatinya

siapa sebenarnya pemuda itu? dan cerita apa yg akan mempertemukannya denga hati lembut milik Zaskia?

to be continued ya, sahabat….yg nulis mo bobok dulu… ๐Ÿ™‚

Kebenaran milik ALLAH, dan ini hanya cerita rekaan belaka, klo ada nama dan lokasi yg sama, yaa afwan deh, beneran ga maksud koq…hehe…see ya

Barakallahu nite, sahabat ^__^

reunion day….^__^

dear,

semalem akhirnya sampe juga the d-day…our SMP 184 Reunion day….setelah ampir setahun di tunggu2, berbulan2 working hard on it, akhirnyaaaaa…………..klo kt lilik, dah pecah deh bisulnya hahhahahahha…

serius, ngerjain acara ini, campur aduk perasaannya, ya cape ga ketulungan, stress berkepanjangan…plus…seneng ga kira-kira..hahay!!lengkap bukann? ๐Ÿ˜‰

begitu sampe harinya, ga terkira deh senengnya, liat temen2 dateng dgn dresscode white n jeans, having fun ketemu temen2 lama…dan guru2 yg ya amplop, banyak yg kita lupa namanya…punten ya bu…maklum amnesia semuah hehehhehe… ๐Ÿ™‚

eniwei, semua kerja keras, terbayar sudah….

ga pernah terpikir di hati satupun dari panitia, hal lain kecuali bikin semua hati bahagia malam itu….bs menyambung hati yang sempet terlupakan….bs menyapa teman lama yg hampir impossible ditemukan…. ๐Ÿ™‚

dear, for me, semua proses menjadi panitia di acara ini, ga akan pernah terlupakan…

gara2 jd panitia reuni….means, berhubungan lagi sama temen2 di smp….banyak kejadian yg memberi warna di hidupku….banyak warna, sampe hampir dipenalti bu ketua, klo reuni ga jd, pasti gara2 ninta…hahhahahaha lebay bgt deh ๐Ÿ˜‰

well, percaya ga, sebuah episode besar di hidupku, terjadi disana…sebuah episode, menemukan hikmah hidup…hikmah penting dlm hidup seorang ninta yg f akir….

hikmah menemukan….dan melepaskan…

menemukan kembali cinta…sahabat-sahabat lama….so grateful!! ๐Ÿ™‚

dan menemukan kembali sebuah cinta…yg mampu, meski sekejap, menyentuh hatiku…. ๐Ÿ™‚

sebuah pelajaran hidup….melepaskan dia pergi, dan lebih banyak lg bersyukur karenanya….

but the most important thing is…

kutemukan lagi sahabat2 sejati….yang memberi begitu banyak…yang menyayangi begitu besar….

so worry….so care….so priceless…..

thx gals….love u all so much ^__^

sekali lagi bersyukur, bs jadi bagian dari episode ALLAH kali ini…

menyambung hati, dalam silaturahim yang mulia…bertemu karena ALLAH…dan mencintai karena ALLAH….

Ah Robbiy, Ridhoi semua langkah kami mendekatMU…..aamiin

*rite after the SMP 184 Reunion day, n still feels the euforia*