ketika Allah mencabut semua derita…

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun..

pagi ini kembali berita duka kami terima…Tante Leske..sahabat mama tercinta dipanggil Allah Alla Wa Jalla..di waktu sahur yang mulia… jam 04.00 dini hari..

Lagi

dalam sendiri…

Dear,

Jum’at kemarin, Bude Mbok, sepupu mama, dipanggil Allah ‘Alla wa jalla…Inna Lillahi wainna ilaihi Rajiuun..Semua milik Allah dan akan kembali padaNya…

rasa kehilangan itu rasanya tak sebanding dengan sebuah rasa di hatiku yang membuat aku tertegun dalam diamku hari ini..

Ah dear, bude yang kuingat adalah seorang wanita tua yang selalu cemberut…duduk diam dan cemberut…di hari2ku bersama Almarhumah Mbah Putri berarti juga hari2 ku bersama bude..ya, dulu kami tinggal bertetangga di komp megaria..dulu…

setiap kali berangkat dan pulang kerja selalu kutemui bude yang duduk cemberut di depan rumahnya, persis di depan komplek…ketika kusapa, “bude…”, beliau tersenyum…tipis..lalu cemberut lagi..begitu terus…

kerap kutanya mama atau mbah putri, knp ya bude selalu kelihatan tidak bahagia?mereka selalu menjawab, ya, krn bude ga bahagia dan bahkan ga ngebiarin dirinya bahagia..Astagfirullah..keadaan ekonomi dan keluarga yg penuh konflik membuat bude merasa tidak mampu bahagia..

dan diakhir hidupnya, bude tinggal di panti jompo..

rasanya ingin menangis dalam hati, ketika kmrn mama cerita, nenek2 jompo disana bilang, bude selalu tertawa, dan dia baiiikk sekali…Ah dear, mungkinkah bude menemukan kebahagiaan ketika jauh dari keluarganya?dari anak2nya?mungkinkah?Subhanallah, Allah lah Yang Maha berkehendak..

kini bude sudah tiada…Semoga Allah mengampuni dosa2nya dan menerima amal ibadahnya..Ah, beliau Mualaf, dear..Semoga Allah menberikan bude tempat yang terbaik, menerangi kuburnya..dan semoga Allah memberikan kebahagiaan yang kekal disisiNya..Aamiin Yaa Robbalaalamiin…

Ya Robb, jadikan kematian menjadi pengingat kami untuk terus mendekat padaMu…Jadikan kami mampu mengambil Ibroh dari semua ketetapanMu..aamiin