perih jiwa (Chapter 6)

Pagi itu Zaskia melangkahkan kaki dengan sisa gundah di hatinya…

ia baru saja melewati malam yang panjang, malam yang tak pernah terbayangkan harus dialaminya, meski Rahmat ALLAH mengizinkan ia kembali melangkahkan tubuh mungilnya kembali bekerja

dimulai dari sebuah SMS, dari rangkaian SMS yang tak pernah dibalasnya

saat itu, Zaskia baru saja selesai meninabobokan Ajma yang agak rewel malam itu. Ponsel Zaskia berbunyi menandakan 1 pesan baru. Dari Kang Andi. Bunyinya, “malamZaskia, aku ga bisa bohong, kangen sekali sama kamu, ingin dengar suara kamu, aku telfon ya?”

Zaskia menarik nafas panjang, hatinya sangat jengkel, belakangan ini kang Andi makin gencar kirim SMS dan telfon, meski tak pernah Zaskia acuhkan, tapi makin lama Kang Andi makin nekat. Missed call yg diterima Zaskia setiap malam, bisa mencapai 20, sangat mengganggu, sangat menjengkelkan

“ini harus segera dihentikan”, bathin Zaskia. lewat SMS atau bicara langsung ya? pikirnya menimbang. Selama ini Kang Andi selalu baik dan sopan, mungkin harus bicara langsung, putusnya. Tapi kapan?takut jadi fitnah, bathin Zaskia khawatir. ia memutuskan untuk menjawab SMS Kang Andi, ” silahkan telfon kang, kebetulan ada yg mau saya bicarakan”.

Lewat 15 menit, Kang Andi tak juga telfon. Zaskia menunggu dengan cemas, Kang Andi yang menawarkan ingin menelfonnya, tapi begitu ia bilang boleh, tak jua telfon. aneh

di menit ke 25, telfonnya berdering keras, Zaskia terlonjak, matanya hampir terbuai kantuk. Kang Andi calling, begitu display di ponsel Zaskia. Ah, akhirnya.

“Assalamualaikum”, sahut Zaskia pelan, khawatir membangunkan gadis kecilnya

“Wa’alaikumussalam, Zaskia. maaf lama menelfon, tadi ada masalah sedikit”, sahut Kang Andi dengan suara sedikit cemas

“oh, masalah apa kang?waktunya mungkin ga tepat ya, maaf. saya cuma mau sampaikan sesuatu”, Zaskia memutuskan untuk segera menyampaikan maksudnya

“silahkan, Zaskia”

“Begini kang….”, tak sempat Zaskia menyelesaikan kalimatnya, suara di seberang terdengar gaduh, dan sepertinya telfon berpindah tangan

“halo”, suara wanita

Lagi

Iklan

sempurna..

Morning Dear,

tadi di kopaja 605A, “musisi” favoritku nyanyiin lagu lama yg udah ga nge-trend lagi…tdnya rada bete..plis d, biasanya lagu2nya update gt..tapiiii..begitu aku ganti dlm hati objek lagunya..waahhhhhhhhhhh…daleeemmm….matching ma zikir pagi…matching ma suasana hati…Akh, indah…. 🙂

enjoy.. 🙂

Kau begitu sempurna
Dimataku Kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujaMu
Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan diriMu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintaMu
Janganlah Kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamaMu ku akan bisa…

Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, Kau begitu
Sempurna.. Sempurna..
Oh sayangku, Kau begitu
sayangku, Kau begitu
Sempurna.. Sempurna..

Hmmm..indah khan dear? 🙂

lagu yg sempurna untuk Yang Maha Sempurna… 🙂

Ah dear, Bukankah seluruh alam, langit, bumi dan seisinya setiap waktu bertasbih pada Allah?

ampuni jika hamba salah menguntai kata Ya Robb…jadikan bibirku dan hatiku setiap waktu bertasbih..dan mengingat Engkau, melebihi kala hamba jatuh cinta pada hambaMu yg fana…lebih, ya Robb..hamba mohon…beri hamba kesempatan merasakan lezatnya cinta kepadaMu..Aamiin ya Robb..Allahumma aamiin…

indahnya di AzZikra..

Ahh dear, hari minggu kemarin, adeemmm banget..

ya, akhirnya Allah meringankan langkahku lagi datang ke majelis zikir itu..

sendiri..duduk diantara org2 yg samasekali ga kukenal…hening, cuma suara merdu ustad ganteng *halah lost focus*..mampu menhadirkan lagi kedamaian itu..

kedamaian yang sudah lama sekali ga bs aku rasakan..Ya, mmg iman itu hrs selalu di-charge macem Hp..dan ternyata begini klo abis di-charge..seger…adem..nyamannn banget…

Ya Allah..Ya Allah..Irhamna Ya Allah..

Laaa Ilaahaillallah..Muhammadarrasullullah..

Ya Rahmaan..Ya Rahiim..Ya dzaljalali wal ikraam…

Subhanallah..Walhamdulillah…walaailaahaillallah..Allahuakbar…

dan Allah bertanya pada malaikat: “darimana engkau wahai malaikat?

malaikat menjawab: “hamba dari majelis zikir ya robb..”

“Apa yang hambaKu inginkan wahai malaikat?” Allah bertanya

“mereka ingin ampunanMu ya Robb, mereka ingin surgaMu, mereka ingin dijauhkan dari api nerakaMu..”, begitu malaikat menjawab

“Sesungguhnya Aku ampuni mereka, Aku berikan SurgaKu, dan Aku jauhkan mereka dari Api neraka”, demikian Allah berfirman.

“Tapi Ya Allah, bagaimana kalau ada dari mrk yang datang bukan untuk bermunajat padaMu?”

“Tidak Mengapa malaikatku, RahmatKu meliputi semua yang hadir..semua hambaKu yang hadir di majelis itu”

(dikutip dari HR Bukhori muslim, seperti yang disampaikan Ust Arifin Ilham, dalam zikir Akbar “selamat menikmati hidangan hidayah Allah”, 2 Nov 2008, Sawangan, Depok)

Subhanallah…Subhanallah…Subhanallah…

Allahumma alaa dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika..Jadikanlah Hamba termasuk dalam golongan orang-orang yang berzikir, bersukur padaMu, dan beribadah dengan baik..Aamin Ya Allah..